Musim MotoGP ini juga dianggap Maverick Vinales sebagai tahun yang unik di mana MotoGP yang sedianya digelar Maret harus molor sampai Juli.
Kondisi darurat wabah virus corona (Covid-19) jadi penyebabnya.
Selain itu, jadwal terbaru MotoGP ini bakal berlangsung secara marathon dengan rentang waktu hanya berkisar 4-5 bulan.
Baca Juga: Banyak Yang Gak Tahu, Fakta Menarik MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Batal Pertama Kali Sejak 1994
Bahkan ada beberapa ronde berlangsung back-to-back alias berlangsung hanya dalam sepekan atau beberapa hari saja.
Alhasil, Maverick Vinales melihat tantangan MotOGP 2020 lebih berat dari musim-musim sebelumnya.
Maverick Vinales mengungkapkan untuk pertama kalinya tampil di kelas premier MotoGP tanpa disaksikan penonton yang sekaligus fanatikannya di sirkuit.
"Rasanya ganjil balapan MotoGP tanpa kehadiran langsung fanatikan MotoGP di sirkuit," imbuh Maverick Vinales.
Baca Juga: Tiga Pembalap MotoGP Yang Pakai Nomor Start dari Waktu Kelahirannya, Kandidat Kuat Juara Dunia Nih
Pun harus ngegas motor Yamaha M1 saat balapan tanpa ada penonton.
Maverick Vinales bertekad tetap melakukan yang terbaik dan mempersembahkan aksi yang hebat untuk fanatikan MotoGP seluruh dunia.
Baca Juga: Wow! Pembalap Tim Yamaha MotoGP 2021-2022, Sama-sama Pakai Nomor Start Sesuai Tanggal Ini
"Saya akan mengerahkan seluruh kemampuan nanti."