"Saya pikir Valentino merasakan hal ini dan karena itu ingin melanjutkan untuk satu tahun lagi. Tapi keputusannya terserah padanya," jelas Lin Jarvis.
Direktur Pelaksana Yamaha menasehati Vale, panggilan akrab Valentino Rossi, untuk melanjutkan dan menunjukkan kemungkinan tenggat waktu di mana kesepakatan tersebut harus dicapai.
"Secara pribadi, saya berharap semuanya menjadi jelas saat putaran pertama tahun ini pada 19 Juli," ungkapnya.
Baca Juga: Bocor Halus, Sahabatnya Pastikan Valentino Rossi Tetap Balap, Makin Pasti Gabung Petronas Yamaha SRT
Pria asal Inggris menegaskan kesediaannya untuk fokus pada Valentino Rossi dan Franco Morbidelli di tim satelit Petronas.
"Mereka akan menjadi tim yang sangat baik. Pasangan ini adalah satu-satunya solusi yang kami miliki."
"Jika kita bisa mencapai kesepakatan ini, semua orang yang terlibat akan sangat senang," bebernya.
Salah satu aspek yang perlu ditangani adalah mengenai mekanik yang harus mengikuti Valentino Rossi dalam struktur tim yang baru.
Baca Juga: Wuih, Begini Cara Fabio Quartararo Demi Yakinkan Valentino Rossi di Tim Petronas Yamaha SRT
Dia sangat dekat dengan beberapa sosok, tetapi Razlan Razali telah mengumumkan bahwa dia tidak dapat merubah segalanya untuk seorang pembalap.
"Kita perlu menemukan solusi. Kami sudah mendiskusikan teknisi mana yang bisa mengikuti Valentino," bilang Jarvis.
"Seperti biasa dalam olahraga kami, bagian dari tim akan mengikuti pembalap ketika mereka berganti tim."
"Topik ini belum dibahas secara rinci. Tapi saya kira beberapa orang akan ikut dengannya," tutupnya.