Find Us On Social Media :

Gak Banyak Yang Tahu, Begini Protokol Kesehatan Gelaran MotoGP di Tengah Pandemi Virus Corona

By , Minggu, 14 Juni 2020 | 16:30
Belum banyak yang tahu, begini lah protokol kesehatan yang disusun oleh Dorna Sports selaku promotor MotoGP di tengah pandemi virus corona. (Corsedimoto.com)

Melalui aplikasi yang dikembangkan secara khusus, setiap orang yang menuju arena balap harus memberikan data medis mereka pada jam 07:00 pagi.

Suhu, gejala demam atau batuk, nyeri otot, gastroenteritis merupakan empat parameter utama untuk mengetahui kondisi setiap karyawan di paddock MotoGP.

Dokter Angel Charte, direktur medis MotoGP, mendesak untuk tidak meremehkan risiko.

Baca Juga: Pada Nyadar Gak Sih? Uniknya Hubungan Suzuki Dengan Pemasok Ban MotoGP Michelin, Apa Sih Spesialnya?

“Kita terlalu cepat. Manusia memiliki masalah, ingatannya terhapus dalam 24 jam."

"Dari sudut pandang medis kami telah belajar untuk hidup dengan virus, tetapi kami masih tidak tahu bagaimana perilakunya," beber Dokter Angel Charte.

"Saya pikir kami akan memiliki beberapa masalah, saya bahkan tidak tahu kapan."

"Jelas bahwa semakin banyak orang di satu tempat, semakin banyak kemungkinan tertular."

"Di MotoGP kami akan sangat ketat dan tegas. Kami tidak dapat melakukan kejuaraan dunia jika kami gagal," beber Charte.

Baca Juga: Gak Banyak Yang Paham, Jadwal Baru MotoGP 2020 Nongol, Ternyata Ada 2 Yang Penting Diperhatikan

Dalam hal ini, Dokter Charte mengumumkan sanksi "sangat berat" bagi mereka yang melanggar.

"Kami tidak bisa gagal karena satu, dua, lima atau sepuluh orang oknum tidak bertanggung jawab," tegas Angel Charte.

Meski begitu, MotoGP tidak akan berhenti atau ditangguhkan jika ditemukan satu atau dua kasus di paddock.