Find Us On Social Media :

Lagi Marak Bersepeda, Apakah Membawa Sepeda di Jok Belakang Motor Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas?

By , , Rabu, 24 Juni 2020 | 09:40
Ilustrasi membawa sepeda di motor. Apakah Membawa Sepeda di Jok Belakang Motor Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? (Adam Samudera/GridOto)

Menanggapi hal itu, Pemerhati Masalah Transportasi yang juga mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto pun berikan penjelasan.

"Sebenarnya lebar barangnya tidak boleh melebihi lebar stang motor karena membahayakan.Tapi pada prinsipnya penegakan hukum bisa bersifat represif justic," kata Budiyanto.

Baca Juga: Wuih! Harley-Davidson Kenalin Sepeda Listrik Pertama, Segini Harganya

Budiyanto menambahkan, yang dimaksud dengan represif justice( tilang) bisa juga dengan represif non justice (teguran).

"Melihat pelanggaran tersebut dapat menggunakan represif non justice. Prinsip melanggar tapi ringan," paparnya.

Selain itu, soal tinggi barang disebutkan bahwa barang bawaan tidak melebihi 900 milimeter (90 cm) atau kurang dari satu meter dari atas tempat duduk pengemudi.

Dijelaskan juga pengendara harus mengutamakan faktor keselamatan.

Baca Juga: Awas Bro, Jangan Sampai Salah Jalur Saat melintas di Kawasan Sudirman-Thamrin, Ada Jadwal Jam Operasional Sepeda

Beberapa contoh yang kerap terlihat di jalan raya, yaitu pengendara motor yang menggunakan tas gendong di bagian samping kendaraan melebihi lebar setang kemudi.

Ada juga membawa barang melebihi tinggi pengendara saat duduk.