Meski ada sedikit biaya yang harus dikeluarkan, Saila mengaku bersyukur lahir pada 1 Juli dan mendapatkan SIM dalam program yang digagas Korlantas Mabes Polri ini.
"Senang juga karena kita cukup bayar biaya tes kesehatan sebesar Rp 50 ribu," kata dia.
Baca Juga: Hanya Besok Program Layanan SIM Gratis Dari Polri, Sudah Terdaftar 4.308 Pemohon
"Selanjutnya, hanya mengikuti prosedur lainnya tanpa ada biaya lagi," ujarnya.
Warga yang antre bikin SIM gratis di Polrestabes Palembang bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke 74 (Sripoku.com)
Sementara Tania, seorang pemohon SIM lainnya tak seberuntung Saila.
Meski lahir pada 1 Juli, ia tak bisa membuat SIM secara gratis karena keterbatasan kuota.
"Awalnya senang karena katanya bikin SIM gratis untuk yang lahir tanggal 1 Juli. Tapi pas datang ke sini, kata petugas kuotanya sudah habis," Tania.
"Gak apa-apa sih kalau tidak masuk kuota bikin SIM gratis. Saya sudah lama mau bikin SIM A karena sekarang umur sudah 21 tahun," kata dia.
Baca Juga: Apresiasi Tenaga Medis di Wisma Atlet, Polisi Kasih Perpanjangan SIM Secara Cuma-cuma
Terpisah, Kasatlantas Polrestabes Palembang, AKBP Yusantiyo Sandhy menerangkan, layanan SIM gratis bagi pemohon yang lahir pada 1 Juli, hanya berlaku hari ini.
Layanan ini, kata Yusantiyo, kuota pemohon terbatas sesuai ketentuan dari sponsor.
"Dari Satlantas sebenarnya bebas, artinya bagi pemohon yang lahir pada 1 Juli, silakan datang dan bikin SIM gratis," bebernya kepada awak media.