"Jumlah pengguna motor yang sangat banyak jika masuk dalam tol dikenakan tarif Rp 2.000 atau Rp 1.000 berapa rupiah yang masuk sebagai keuntungan dari pengelola tol" ungkap Bamsoet.
"Kalau dibandingkan jumlah mobil maka secara bisnis motor masuk tol sangat menguntungkan" jelas Bamsoet.
Baca Juga: Ditanya Soal Wacana Motor Masuk Jalan Tol, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Kasih Jawaban Mengejutkan
"Pengendara motor harus mendapat dan merasakan hak yang sama dari pembangunan ini, selama ini pengendara motor terpinggirkan" Ucap Bambang Soesatyo saat diskusi "Ngovi" dengan MOTOR Plus-online.com saat bulan puasa kemaren.
Ketua MPR RI ini juga menyebutkan pengendara motor harus mendapat hak yang sama dengan pengendara roda 4 (mobil) karena sama-sama bayar pajak kendaraan.
Dalam kesempatan "Ngovi" ini Bambang Soesatyo mengusulkan agar semua jenis motor dapat melewati jalan tol dan dibuatkan jalur khusus.
Dalam usulan tersebut Bambang menyebutkan baiknya motor dibuatkan jalur khusus untuk melewati jalan tol, setidaknya 3-4 meter.
"Semua jenis motor bisa lewat tol, ya dibuatkan jalur 3-4 meter lah sebelah kiri dengan itu otomatis angka kecelakaan dapat berkurang. Hal ini saya katakan bukan karena saya hobi motor besar ya, justru motor besar hanya boleh masuk jalan tol ini saat libur (weekend) saja" tambah Bambang dalam diskusi "Ngovi" ini yang juga di unggah di akun Instagram pribadinya @bambang.soesatyo pada Senin (27/04/2020).
Disebutkan juga oleh ketua MPR RI ini semua jenis motor harus bisa menikmati jalan tol, dan motor besar hanya dapat melewati saat hari libur atau weekend saja.
Beliau mengacu pada data Polda Bali dalam 10 tahun keberadaan jalan tol khusus motor, hanya terjadi 10-12 kasus kecelakaan tidak menimbulkan sesuatu yang fatal dan tidak ada korbann jiwa.
Baca Juga: Bikin Melongo! Ini Spek Lengkap dan Harga Dua Moge Milik Ketua MPR RI 2019-2024 Bambang Soesatyo
Selain usulan sepeda motor dapat menikmati jalan tol, Bambang Soesatyo juga mengusulkan terkait penjaminan keselamatan pengendara motor di jalan raya.