"Saya setuju dengan langkah yang telah dia buat," lanjut dia.
Baca Juga: Pantes Marc Marquez Takut Banget, Fabio Quartararo Bikin Banyak Rekor di MotoGP 2020
"Itu bukanlah hal yang bersifat praktis melainkan lebih ke dalam sebuah manuver psikologis, dia ingin menunjukkan kepada semua bahkan tank pun tidak bisa berhenti," ucap Pernat.
Lebih jauh lagi, Carlo Pernat merasa usaha yang dilakukan Marquez berhasil setelah dia mampu menjadi pusat perhatian meski tidak mengikuti sesi balapan.
"Dia muncul untuk menghadirkan sebuah pukulan psikologis untuk para pembalap lainnya," lanjutnya.
"Dia tidak bisa balapan dan dia tahu tidak bisa melakukannya," ucap Carlo Pernat lagi.
"Saya yakin dia tahu tidak bisa balapan, dia melakukan comeback yang luar biasa seminggu setelah kecelakaan dan itu merupakan kejutan bagi semua orang."
"Dia juga menjadi protagonis dari semua aspek televisi dan pemberitaan sepanjang balapan akhir pekan," katanya lagi.
"Semuanya fokus kepada Marc Marquez, dia berhasil mencapai tujuannya," tutur Pernat.