Menyusul viralnya video tersebut, Polres Jembrana langsung menyelidiki kasus itu.
Baca Juga: Mau Perpanjang SIM Tapi Kehabisan Nomor Antrean Online, Polisi Kasih Tahu Jurus Jitu Biar Lolos
Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa mengakui, polisi dalam video tersebut adalah anggotanya.
Adi Wibawa menjelaskan, ada dua anggotanya yang diperiksa terkait video viral itu, masing-masing berpangkat Aipda dan Bripka.
"Untuk saat ini kita ambil keterangan dua orang," kata Kapolres.
"Langsung tadi pagi saya dapat informasi jam lima, saya perintahkan Kasi Propam panggil," sambungnya.
"Yang bersangkutan saat ini saya sudah mutasi dari Polsek ke Polres dalam rangka pemeriksaan," kata Adi Wibawa.
Ketika diperiksa, lanjut Wibawa, kedua anggotanya mengakui perbuatannya.
"Ini masih kita dalami dan yang jelas dia sudah mengakui, bahwa dia melakukan cuma untuk apanya kita masih dalam pemeriksaan," kata Wibawa
Polisi pun kini masih mendalami penggunaan uang Rp 900.000 yang diminta dari turis Jepang itu.
Baca Juga: Ditanya Soal Aturan Ganjil Genap 24 Jam, Polisi Malah Bilang Begini
Polres Jembrana kini masih mengumpulkan bukti.