Find Us On Social Media :

Subsidi Kuota Gratis dari Pemerintah 25GB, 42 GB dan 50 GB, Cara Aktifinnya Mudah Berlaku Sampai Desember 2020

By Kamis, 17 September 2020 | 20:05
Subsidi kuota gratis dari pemerintah 25 Gb, 42 Gb dan 50 Gb cara aktifinnya teryata gampang banget. Kuota gratis puluhan Gb ini diberikan pemerintah untuk bikers sampai bulan Desember 2020. (Telkomsel)

Kartu perdana bertanda khusus tersebut menurutnya bisa dibeli di sejumlah outlet reseller terdekat.

Anda cukup dengan mendaftarkan sekolah atau kampus melalui tautan tsel.me/perdanabelajar

Kuota Kemendikbud

Sementara itu, mengutip Kompas.com (12/9/2020) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud, Evy Mulyani menyampaikan hingga Jumat (11/9/2020) 21,7 juta nomor ponsel siswa telah terdaftar di data pokok pendidikan (Dapodik) dari 44 juta siswa.

Baca Juga: Jangan Dibocorin, Nih Cara Rahasia Aktifin Paket Internet Murah Telkomsel, Ada Bonusnya Bro

Serta telah ada sebanyak 2,8 juta nomor dari 3,3 juta guru di Indonesia.

Untuk mahasiswa nomor ponsel yang telah terdaftar ada sebanyak 2,7 juta nomor dari 8 juta mahasiswa.

Selain itu 161.000 dosen dari 250.000 dosen.

Evy menyebut program bantuan kuota diperuntukkan untuk memfasilitasi pembelajaran daring bagi guru, dan siswa di masa pandemi.

"Kebijakan bantuan kuota internet bagi guru, siswa, dosen, dan mahasiswa adalah upaya pemerintah dalam mewujudkan aspirasi masyarakat terkait tantangan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19," katanya sebagaimana dikutip Kompas.com (12/9/2020).

Baca Juga: Buruan, Ini Hari Terakhir Setor Nomor Ponsel Buat Dapat Kuota Internet Gratis 50 GB Per Bulan dari Pemerintah!

Dirinya menjelaskan implementasi kebijakan (pemberian kuota internet) bisa berjalan baik karena adanya kolaborasi pemerintah dan industri telekomunikasi.

"Kemendikbud menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen industri yang menggambarkan kepekaan industri bahwa kondisi pandemi ini merupakan kesempatan bagi semua elemen bangsa untuk bergotong royong mengatasi permasalahan bangsa, termasuk pendidikan," terang Evy.