"Buka tutup jalan akan terus kami lanjutkan. Karena berdasarkan penelitian dan pengalaman, cara itu yang paling efektif untuk mengurangi kerumunan.
Ilustrasi bandung diblok atau buka tutup Selasa (29/4/2020). (Tribunnews)
Intinya pengetatan di lingkup Kota akan ditingkatkan," ujar Oded M Danial.
Oded mengatakan, menurut data yang dimiliki oleh Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, angka reproduksi Covid-19 per tanggal 6 Oktober 2020 berada di angka 0,83 (di bawah 1).
Turun 0,16 dari tanggal 24 September 2020 lalu.
Ini artinya kasus Covid-19 di Kota Bandung sangat terkendali.
"Kami akan terus melakukan tindakan tindakan pelacakan dari segi epidemologi, surveilans, dan peningkatan pelayanan kesehatan" ujar Oded.
Oded menambahkan, pada periode yang sama, konfirmasi aktif sejumlah 189 (bertambah 85), konfirmasi sembuh 1.213 (bertambah 192), dan konfirmasi meninggal 61 (bertambah 7).
Menurut Oded, kenaikan kasus kematian disebabkan oleh penyakit komorbid/penyerta, di mana 67.21 persen terjadi karena diabetes mellitus dan hipertensi.
Oded mengatakan, tercatat ada 3 kecamatan tanpa kasus konfirmasi aktif, yaitu Babakan Ciparay, Bandung Wetan, dan Cibiru.
"Di Kota Bandung ada 90 kelurahan bebas Covid-19. Sedangkan yang terdapat kasus Covid ada 61 kelurahan," ujar Oded.