Carmelo Ezpeleta menambahkan, jadwal MotoGP tersebut mengacu dari negara-negara yang bebas dari Covid-19.
CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta. (Tuttomotoriweb.com)
Baca Juga: Utak-atik MotoGP 2020, 4 Skenario Yang Mungkin Andrea Dovizioso Jalani Musim Depan
"Hal yang harus kami perhatikan adalah negara yang sudah terbebas dari pandemi Covid-19 dan juga jadwal dengan F1 agar tidak bentrok," sambungnya.
Dengan dimulai dari sirkuit Losail, Qatar pada bulan Maret direncanakan dengan double header atau dua seri beruntun di sirkuit padang gurun itu.
Lalu selepas dari Qatar, akan berlanjut di Eropa dengan negara yang berdekatan.
Tujuannya sederhana, demi meminalisir penerbangan atau perpindahan orang.
Baca Juga: Mantul, 2 Pembalapnya Berebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2020, Bos Suzuki Kasih Wejangan
Seperti di Spanyol, Portugal, Italia, Austria, Jerman, dan Belanda.
Setelah semuanya lengkap, akan diusahakan untuk digelar di Benua Asia.
Atau Jepang, Malaysia, Thailand, Australia, dan Indonesia pada pengujung musim 2021.
Lalu seri penutup akan dilakukan di sirkuit Valencia, Spanyol seperti tahun-tahun sebelumnya.
Direncanakan tetap akan ada 19-20 seri yang digelar tahun depan.