Knalpot udang punya ciri khas, yaitu bentuk header atau leher knalpot yang melingkar ke atas.
Sebelumnya knalpot udang banyak dipakai motor trail 2-Tak, demi ground clearance tinggi.
Ilustrasi. Lantunan mesin Yamaha RX-King dipadu knalpot udang asli bikin bernostalgia ke zaman emas (Instagram @bosh_genk)
Knalpot udang lalu mulai dipakai di beberapa motor underbone legendaris, misalnya Yamaha F1ZR tim Pertamina.
Baca Juga: Kisah Arrow Reflex, Knalpot Hedon Honda Vario Seharga Rp 7,5 Juta
Sedikit berbeda dengan knalpot udang, knalpot lobster punya arah chamber melingkar di depan mesin.
Arah stinger dan silencer-nya lalu diteruskan di bawah mesin, mirip knalpot 2-tak reguler.
Supaya lebih mewah dan mirip lobster, biasanya chamber-nya diberi finishing warna merah terbakar.
Biarpun bentuknya unik dan pernah berjaya di arena balapan, knalpot udang dan lobster rupanya sekarang jarang dipakai balapan.
Baca Juga: Lebih Awet Mana Leher Knalpot Krom atau Bahan Stainless? Begini Kata Ahlinya
Meski mulai jarang dipakai balapan, nyatanya knalpot lobster masih banyak dijual.
Beberapa situs jual beli pun membanderol knalpot lobster buat motor 2-tak, salah satunya Yamaha RX-King.