'Tetapi kami memiliki posisi yang jelas dengannya," buka Wilco Zeelenbergu dikutip dari Speedweek.com.
Wilco Zeelenberg pun dengan tegas menyatakan Valentino Rossi dan kru yang dibawanya punya aturan main.
"Tentu saja dia membawa orang-orangnya bersamanya, tetapi kami katakan kepadanya kami memiliki tanggung jawab pada Petronas," sambungnya.
Manajer Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg. (MotoGP)
Selain menekan Valentino Rossi supaya gak bertingkah semaunya, Wilco Zeelenberg juga pengin timnya tetap bisa bersaing dengan tim lain.
Mengingat kiprah Petronas SRT sendiri di kelas premier MotoGP baru 2 tahun terhitung sejak 2019 silam.
Meski begitu, tim satelit Yamaha ini punya prestasi membanggakan dengan 7 podium di musim perdana dan juara 6 kali selanjutnya.
Belum lagi kontrak Petronas dengan Dorna Sports masih lama, sampai 2026.
"Petronas ingin melanjutkan dan 99 persen akan menandatangani kontral lima tahun dengan Dorna untuk 2026," terang Zeelenberg.
"Tahun ini kami memenangkan 6 balapan dan saya tidak berpikir kami akan berpisah dengan Yamaha dalam waktu dekat," lanjutnya.
Setelah Valentino Rossi dan Franco Morbidelli bergabung, Petronas berupaya siap menjalani tantangan di MotoGP 2021.