"Saya tidak membuat penawaran khusus, hanya angka kasar. Andrea dan Simone tidak mau menerima saran saya," tegas Ciabatti.
"Jadi kami berkata untuk menunggu dan melihat bagaimana kejuaraan berkembang. Kami mengharapkan lima balapan jika kami mulai di Qatar pada bulan Maret," katanya.
"Jadi kami menyuruhnya untuk berbicara lagi di grand prix kelima, di akhir Agustus, kami ingin melihat para pembalap di trek,” sebut Ciabatti.
“Benar bahwa kami telah mengkonfirmasi Miller sebelumnya, karena dengan dia masalah uang lebih mudah diatur," paparnya.
Baca Juga: Motor MotoGP Ducati GP8 Milik Casey Stoner Dijual, Segini Harganya
"Kami juga berpikir bahwa setelah tiga tahun di PRAMAC, dia pantas dipromosikan ke tim pabrikan," sebutnya.
"Pada saat yang sama kami memberi tahu Danilo Petrucci bahwa kami tidak akan melanjutkan bersamanya, jadi manajernya Alberto Vergani dapat mulai mencari tawaran mulai bulan Mei,” ujar Ciabatti.
“Andrea dan Simone memutuskan untuk tidak menunggu keputusan kami karena berbagai alasan," ungkapnya.
"Ketika mereka menyampaikan kabar tersebut kepada kami di Spielberg, tentu kami tidak terkejut karena kami sudah diberitahu sebelumnya bahwa mereka tidak mau menunggu balapan kedua di Austria," aku Ciabatti.
Baca Juga: Begini Sambutan Jack Miller Kepada Para Pembalap Muda di Ducati
"Kami pikir keputusan mereka agak aneh, tetapi kami menerimanya," jelasnya.
"Kami menjelaskan tentang kemungkinan ekonomi kami dan kami ingin menunggu lebih lama untuk memahami pembalap mana yang terbaik untuk masa depan Ducati," tutup Ciabatti.