"Sebenarnya bisa disetel lagi dan hasilnya menjadi lebih baik," ujar Amalina, mekanik bengkel Nawilis Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Jika motor masih menggunakan karburator, angka CO tinggi bisa karena settingan karburator yang kurang tepat.
Agar settingan campuran bahan bakar dan udara yang ideal di ruang bakar, brother bisa putar sekrup udara di karburator.
Kalau tidak mengerti, bisa minta bantuan mekanik untuk melakukan setting karburator ini.
Baca Juga: Sebelum Kena Tilang, Uji Emisi Gratis Kuy Ini Lokasi dan Waktunya
Selain karena settingan karburator yang kurang ideal.
Kotornya filter udara juga bisa menyebabkan kurangnya asupan udara ke ruang bakar.
Hal tersebut berimbas pada angka CO yang tinggi.
Kasus ini sering terjadi baik di motor yang masih karburator ataupun yang sudah injeksi.
Biasanya filter udara kelewat kotor karena pemilik motor yang malas melakukan perawatan atau servis rutin.
Ilustrasi Filter udara motor yang kotor. (Erwan Hartawan/ Motor Plus)
Baca Juga: Jakarta Wajibkan Uji Emisi Kendaraan Berumur 3 Tahun, Berapa Biayanya?
Makanya, lakukan servis rutin pada motor agar kondisi mesin tetap prima dan bisa lolos uji emisi.