MOTOR Plus-online.com – Guna membangkitkan gairah industri otomotif di tengah pandemi Covid-19, agen tunggal pemegang merek (ATPM) PT Benelli Motor Indonesia (BMI) memboyong merek motor Keeway ke Indonesia.
BMI resmi meluncurkan Keeway V250 Fi pada Oktober 2020. Keeway V250 Fi merupakan motor cruiser dengan tampilan yang cukup menarik.
Pada bagian depan motor ini disematkan lampu utama berbentuk bulat dan berteknologi LED dengan daytime running light (DRL) yang mengelilingi rumah lampu.
Selanjutnya, pada bagian kaki-kaki, Keeway V250 Fi ditunjang dengan suspensi upside down (USD) di bagian depan. Sementara, di bagian belakang disematkan sistem suspensi model ganda.
Baca Juga: Simak Jadwal Uji Emisi Gratis Selama Januari Untuk Bikers di Jaksel dan Jakut
Agar terlihat lebih kekar, motor asal Hongaria ini menggunakan pelek ukuran 16 inci baik depan maupun belakang. Sementara untuk ukuran ban, Keeway V250 Fi dibalut ban depan 120/80 dan ban belakang 140/70.
Untuk urusan dapur pacu, motor cruiser ini cukup gahar karena didukung oleh mesin V-twin dengan kapasitas silinder 250 cc DOHC 4 katup berpendingin udara, dengan transmisi lima percepatan, dan pembakaran injeksi.
Dengan menggunakan piston ukuran 49 milimeter (mm) dan panjang langkah 66 mm, motor ini dapat menghasilkan tenaga 16,8 dk pada putaran 8.500 rpm dan torsi 17 Nm pada 5.500 rpm.
Menariknya motor ini menggunakan sistem penggerak v-belt, layaknya motor cruiser berkubikasi besar. Dengan begitu, akselerasi lebih smooth dan suara mesin lebih hening meski digeber di performa tertingginya.
Baca Juga: Bisa Dapat Bantuan Pemerintah Rp 2,4 Juta, Cukup Ketik NIK di Link Ini
Untuk keamanan berkendara, Keeway V250 Fi menggunakan sistem rem combi brake system (CBS) yang menggabungkan antara rem depan dan rem belakang. Dengan demikian, pengereman lebih sempurna karena saat tuas rem ditekan, kedua rem tersebut akan berfungsi secara bersamaan.
Keeway V250 FI memiliki cakram depan berukuran 280 mm dengan 3 piston, sementara dibagian belakang pakai cakram berukuran 240 mm. Dengan begitu jarak pengereman jauh lebih pendek dan pengendara dapat mengurangi kecepatan secara instan.