Ban bias yang lebih banyak ditemukan, memakai konstruksi lapisan nilon yang disusun secara menyilang.
“Sudutnya berkisar 45-60° sedangkan radial 90°,” jelas Dodiyanto, Marketing Product Manager Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban IRC.
Sedangkan ban radial, punya konstruksi pembuatan yang dikembangkan dari ban bias.
Ban radial punya ply cord bersudut kurang lebih 90° terhadap garis tengah ban, dan memiliki lapisan steel belt atau sabuk baja di atasnya.
Baca Juga: Buang Uang Resiko Jika Pakai Ban Dalam Kekecilan atau Kebesaran
Yang ini tipe radial sudutnya 90° tapi dilapis steel belt atau sabuk baja di atasnya. Sabuk baja ini yang bikin kuat dan rigid (Istimewa)
Sabuk baja ini, membuat konstruksi ban lebih rigid dan kekar.
Karena lebih rigid dan kekar, daya cengkramnya ke aspal bisa lebih sempurna.
Apalagi saat dipakai cornering, feeling handling-nya makin mantap karena grip ke aspalnya lebih baik.
Selain lebih nge-grip, ban radial juga bikin unsprung weight motor lebih baik karena bobotnya.
Baca Juga: Daftar Harga Ban Motor Matic RIng 14 Update Desember 2020, Mulai Rp 100 Ribuan
2. Bobot ban lebih ringan
Dodiyanto menjelaskan, kalau ban radial juga punya bobot lebih enteng.