Aturan ganjil genap di Kota Bogor fokus untuk penanggulangan Covid-19.
"Intinya hal ini dalam rangka mereduksi Covid-19 saja untuk mengurangi separuh dari mobilitas kendaraan," sambungnya.
Baca Juga: Jakarta Mulai Macet Lagi, Ganjil Genap Segera Diberlakukan?
Menurut dia, sistem ganjil genap ini hanya akan diterapkan selama 14 hari ke depan, mulai hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.
"Sehingga tidak diberlakukan setiap hari," tuturnya.
Arsal menambahkan, nantinya aturan ganjil genap itu tidak berlaku bagi kendaraan yang mengangkut barang logistik maupun sembako.
"Artinya hanya mobil yang akhirnya genap dibolehkan di hari tanggal genap. Perlu ada proses sosialisasi, hari ini akan disosialisasikan, sehingga Sabtu-Minggu seluruh mobil bisa mematuhi ini," tutupnya.
Baca Juga: Sah Jakarta Perpanjang Lagi PSBB Transisi, Ganjil-Genap Mulai Berlaku?
Sebagai informasi, ganjil genap Kota Bogor bertujuan untuk mencegah kerumunan semaksimal mungkin serta menekan penyebaran virus Corona
Soalnya, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang selama ini sudah digulirkan tidak efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Terbukti, kasus positif Covid-19 sempat mencatat rekor tertinggi jumlah mencapai 168 kasus hanya dalam satu hari saja.
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, ganjil genap ini berlaku untuk kendaraan pribadi baik warga Bogor maupun dari luar Bogor.