Find Us On Social Media :

Sirkuit Legenda Balap Road Race Underbone, Bikin Bingung Pilih Knalpot

By , Minggu, 07 Februari 2021 | 17:40
Sirkuit legenda balap road race underbone 2-tak yang sempat membuat pembalap dan mekanik bingung memilih knalpot. (Dok. M+)

"Ketika terjatuh, bak mesin dan pijakan lebih dulu mengantam aspal," sebut Bima, petarung asal Yogya membawa nama Jayadipa Motor Sport (JMS), yang juga mengandalkan udang.

Beda dengan kolong, gampang penyok menggesek beton.

Baca Juga: Dewa Road Race Indonesia Ternyata Pernah Juara Gokart, Ini Faktanya

Jika penyok, volume tabung berubah.

Akibatnya, bisa mengacaukan sirkulasi gas buang.

Kemampuan mesin pun menurun.

Apalagi kalau jatuh, knalpot koiong mudah babak belur.

Baca Juga: Ketua IMI Baru, Bamsoet Survey Lahan Untuk Bikin Sirkuit Baru di Bali

Terbukti ketika Ade Taruna mengglosor, knalpot kolongya penyok.

Padahal barusan beli, asli luar lagi.

Tipikal udang, cuma cocok di trek pendek.

Itu bisa dideteksi pada waktu pengapian di bawah 10° sebelum TMA.

Baca Juga: Jelang Pemilihan Ketua IMI Pusat Yang Baru, Inilah Harapan Tim-tim Balap Motor Indonesia