Tapi karena alasan PHK, ia pun diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya Surakarta.
"Sudah habis kontrak kerjanya, dari pada nganggur di sana, mending pulang." kata Yanto dikutip dari TribunJateng.com.
Baca Juga: Makin Ketat, Kakorlantas Polri Sebut Pos Penyekatan Mudik Dijaga 24 Jam
Dirinya tetap mantap memilih Jalur Pantura ketimbang jalan tikus bukan tanpa alasan.
Yanto telah memenuhi syarat-syarat mudik selama masa pengetatan.
"Saya lewat Jalur Pantura saja. Lagian sejumlah dokumen yang dibawa sudah memenuhi syarat," terangnya.
Kaur Bin Ops Satlantas Polres Tegal Kota, Iptu Purnomo membenarkan, banyak terlihat pemudik motor yang melintas.
Baca Juga: Awas Travel Gelap Bandel Selama Larangan Mudik Sanksinya Gak Cuma Disita
Meski demikian belum ada peningkatan yang tinggi.
Ia mengatakan, para pemudik itu terpantau di posko penyekatan di Terminal Tipe A Kota Tegal.
Pemudik dilakukan rapid tes antigen di tempat.
Ia memprediksi peningkatan pemudik akan terjadi pada tanggal 1- 5 Mei 2021.
Baca Juga: Horee Pemerintah Bolehkan Mudik Sebagian Warga Mungkin Anda Sekeluarga Termasuk