Selain menyoroti larangan mudik itu, ia juga menunggu surat edaran nantinya.
"Trus sekarang tiba-tiba ganti. Tapi itu masih pernyataan ya, kami menunggu edarannya aja," sambung dia.
Baca Juga: Horee 5 Golongan Ini Masih Boleh Mudik Lebaran, Bebas Dari Putar Balik
Pria 44 tahun itu menyebutkan, Pemerintah Pusat harus memiliki peraturan yang tegas serta jelas perihal mudik di wilayah aglomerasi.
"Tegas dan jelas artinya ada ketegasan dan kejelasan." ucapnya.
"Jadi enggak rancu. Kami yang di lapangan bingung jadinya," urai Arief.
Meski demikian, Arief menekankan, kebijakan larangan mudik di wilayah Jabodetabek untuk keamanan dan keselamatan warga.
Baca Juga: Aturan Larangan Mudik Mulai Sebentar Lagi, Ternyata Orang Ini Dikecualikan
"Apa pun kebijakannya, tentu untuk keamanan dan keselamatan," tutur Arief.
Buat brother yang enggak punya kepentingan mendesak, jangan coba-coba mudik ya.
Biar bisa bantu pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia.
Bisa memakai aplikasi online untuk menunjang kerinduan kampung halaman.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mudik di Jabodetabek Dilarang, Wali Kota Tangerang: Kami di Lapangan Bingung"