Lanjut modifikasi di klep, yang diganti produk aftermarket dengan diameter in 22 mm sedang ex 19 mm.
“Mestinya pakai yang lebih gede sih, pakai in 23 mm ex 20 mm. Tapi untuk stage 1 coba ini dulu deh. Habis itu lubang intake dan exhaust diporting polished,” sebut Saprol panggilan sohor Syachrul.
Per klep Moto1 dipasang, untuk mencegah klepnya floating di putaran mesin tinggi.
Baca Juga: Lady Biker Cantik Naik Yamaha Aerox 2021 Full Carbon, Ini Detailnya
TB GSX-R150 lengkap dengan velocity stack menempel pada intake downdraft BK6, harus rela bobok bagasi! (Fariz/otomotifnet.com)
Camshaft juga dibuat profil baru untuk ketiga bumbungannya, serta menambah daging.
“Lift dibuat 9 mm dengan durasi in 106° dan ex 104°, totalnya sekitar 280°," rinci Saprol.
"Ini karakternya buat kejar tenaga di putaran atas, karena kalo matik kan tinggi terus rpmnya,” lanjut pria yang bengkelnya ada di Jl. Puncak Cikunir, Jakasampurna, Bekasi.
Throttle body juga diganti Suzuki GSX-R150 yang punya diameter 32 mm.
Baca Juga: Beli Yamaha Aerox Baru Cat Motor Valentino Rossi, Cukup Tambah Segini
“Ditambah velocity stack juga. Enaknya pake throttle body ini soket ISC dan TPS bisa langsung colok, jadi gak perlu ngeubah lagi.” ungap Saprol.
“Habis itu pake injector XMAX 250 dan sekalian juga dibuat downdraft pake intake R15 kode BK6,” sambung Saprol yang banyak menjajakan intake BK6 di bengkelnya.
Tenaga lebih besar, CVT kena oprek dari penggunaan pulley custom 13,8° dan roller 9 gram.