Yeni menceritakan, pemudik tersebut di kampung halamannya, bertemu dengan kedua orangtuanya.
Setelah itu pulang kembali ke Cimahi. Namun, setelah pemudik tersebut pulang, orangtuanya jatuh sakit.
Baca Juga: Awas Larangan Mudik Berakhir Jangan Harap Bebas Pengetatan, Ini Kata Menhub
Saat orangtua pemudik tersebut sakit, banyak warga yang menjenguk.
"Setelah beberapa hari sakit, gejalanya mengarah ke Covid, akhirnya di swab dan dinyatakan positif, kemudian di-tracing hingga ada 24 orang yang juga positif," ungkapnya.
Menurut Yeni tim dari Dinas Kesehatan telah diturunkan ke kampung tersebut untuk kembali melakukan swab terhadap warga di kampung tersebut.
"Kampungnya sudah di lockdown sejak selasa sampai 10 hari kedepan," tutur Yeni.
Baca Juga: Horee Pengendara Motor Keluar Masuk Jakarta Gak Perlu Lagi Bawa SIKM
Rupanya pemudik tersebut belum bisa dipastikan penyebab menyebarnya virus corona di sana.
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani.
"Awalnya ada orangtua dikunjungi anaknya dua minggu lalu dari Bandung, anaknya pernah positif, tapi bukan Januari," kata Leli, Kamis (20/5/2021) sore.
Jadi menurut Leli bisa jadi bukan karena itu, bisa jadi dari yang lain karena di dekat rumahnya juga ada tempat wisata pemandian atau aktivitas lain.
Selain itu, kasus tersebut memang terungkap awalnya dari orangtua yang sakit dan diketahui belakangan Covid hingga saat ini dirawat di rumah sakit.