Ini adalah perwujudan pentingnya motorsport sebagai kesempatan berharga untuk mendemonstrasikan keunggulan produk Yamaha di hadapan publik.
YA-1 yang saat itu baru saja diluncurkan, tampil mendominasi dan meraih kemenangan dalam debut balapan Yamaha itu.
Hal ini pun menjadi langkah awal utama sebagai pabrikan motor.
Baca Juga: Serius Maverick Vinales Ke Aprilia DI MotoGP 2022? Fakta Bicara
Setelah menjalani debut balapan dunia di Catalina GP di Amerika Serikat tahun 1958, langkah selanjutnya berkompetisi perdana di Road Racing World Championship Grand Prix yaitu di Grand Prix Perancis, Mei 1961.
Dua tahun sesudahnya di 1963, Fumio Ito meraih kemenangan GP pertama untuk Yamaha di Grand Prix Belgia, menggunakan RD56 di kelas 250cc.
Lalu tahun berikutnya gelar juara untuk pembalap dan konstruktur diraih Yamaha untuk pertama kalinya lewat Phil Read di kelas 250cc.
Antara tahun 1963 hingga 2020 Yamaha telah mengoleksi total 511 kemenangan.
Baca Juga: Cabut dari Yamaha, Rossi Ajak Maverick Vinales ke Aramco Racing Team VR46
Tidak hanya kemenangan saja, sebagai peserta balapan Grand Prix, Yamaha aktif mendukung, menjaga dan mendorong budaya motorsport.
Dimulai dari pembalap-pembalap Grand Prix, perhatian juga diarahkan pada para pembalap di seluruh dunia, memahami kebutuhan dan menciptakan teknologi untuk membantu menumbuhkan potensi mereka.
Yamaha juga mengembangkan banyak teknologi baru melalui racing, dan menjadikannya prioritas utama untuk mengambil hasilnya yang bermanfaat bagi model produksi, dan dengan cara ini juga menunjukkan luasnya tantangan di dunia balapan.
Pada bulan Februari 2021 Yamaha mengumumkan akan terus bersaing di MotoGP selama lima tahun lagi (2022–2026).