Find Us On Social Media :

Ternyata Segini Bayaran Debt Collector Untuk Tarik Satu Motor, Pantes Berani Berhentiin Pemotor di Jalan

By , Rabu, 21 Juli 2021 | 12:00
Ilustrasi debt collector. Ternyata Segini Bayaran Debt Collector Untuk Tarik Satu Motor, Pantes Sampai Berani Berhentiin Pemotor di Jalan (Tribunnews.com)

"Pelaku melakukan perampasan dan mengancam terhadap korban saat mengambil sepeda motor dari tangan korban," ungkap Kompol Purbo, dikutip dari TribunSolo.com, Kamis (15/7/2021).

Kompol Purbo juga menjelaskan bahwa, pelaku mendapatkan bayaran dari pihak kedua yakni perusahaan yang menyewanya.

Kobran sendiri telah menunggak angsuran selama 1 tahun, dengan total sekitar Rp 10 juta.

"AWS mendapatkan uang jasa Rp 1,2 juta dari perusahaan tempatnya bekerja, kemudian dia membagi kepada AW Rp 150 ribu," sebut Kompol Purbo.

Baca Juga: Pantas Galak, Segini Upah Debt Collector Untuk Sekali Tarik Motor

Pihak kepolisian menjerat kedua debt collector ini dengan Pasal 368 ayat (1) KUHP untuk menangani kasus tersebut.

Lalu dari sumber lain yang MOTOR Plus pernah wawancarai, seorang mantan koordinator debt collector yang enggan diungkap identitasnya, menyebut angka bayaran debt collector tiap menarik motor.

"Minimal 20% motor yang angsurannya macet harus diurus debt collector," bilang sumber MOTOR Plus.

Dengan target itu, ditentukan bayarannya untuk 1 motor.

"Per motor bisa Rp 1 juta. Bisa juga Rp 500 ribu," ujarnya.

Tapi, bayaran per motor untuk motor yang usia pakai dan rajin mengangsur sudah 6 bulan ke atas.

"Kalau belum 6 bulan sudah macet angsurannya. Kecil bayarannya. Bisa-bisa, cuma Rp 500 ribu untuk satu motor," sambungnya lagi.