Tujuannya untuk memperbarui data penerima program bantuan kuota data internet.
Baca Juga: Ketik Nomor KTP di Link Ini, Ada Bantuan Rp 600 Ribu dan Beras 10 kg dari Pemerintah
Kemendikbud Ristek menunggu hingga peralihan waktu tahun ajaran baru sehingga dapat memperbarui seluruh data siswa yang sudah lulus atau yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Basis data awal yang dipakai sebelumnya sampai dengan pertengahan tahun 2021 perlu untuk di-update dengan adanya tahun ajaran baru," jelas Sri dalam konferensi pers online yang digelar pada Rabu, (4/8/2021).
Bantuan ini ditargetkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada 26,8 juta siswa dan tenaga pengajar yang terbagi dari berbagai jenjang.
Masing-masing peserta penerima bantuan bakal mendapatkan besaran kuota yang berbeda.
Baca Juga: Wuih Paket Internet Murah XL, Cuma Bayar Segini Bonus Kuota Unlimited
Berikut rincian bantuan kuota internet yang dibagikan pemerintah:
- Siswa PAUD akan menerima bantuan kuota internet sebesar 7 GB per bulan
- Siswa SD, SMP, dan SMA akan memperoleh bantuan kuota internet sebesar 10 GB
- Pendidik PAUD dan jenjang pendidikan SD hingga SMA akan mendapatkan kuota bantuan internet sebesar 12 GB per bulan
- Khusus untuk mahasiswa dan dosen bakal menerima bantuan kuota internet sebesar 15 GB per bulan
Baca Juga: Siapa Mau Bantuan Rp 1,2 Juta Segera Daftarkan Diri dari HP Hanya Dibuka S/d Tanggal 5 Agustus 2001
Dana sebanyak Rp 88,3 miliar ditujukan untuk memenuhi kuota internet 1,5 juta peserta didik PAUD.
Sementara itu, dana sebesar Rp 1.693 miliar dialokasikan untuk membeli kuota internet ke 20,5 juta siswa yang duduk di jenjang SD, SMP, dan SMA.
Dana sebesar Rp 154,4 miliar dihabiskan untuk membeli kuota internet yang akan dibagikan ke 1,5 juta pendidik PAUD, SD, SMP, serta SMA.