Suntikan DNA balap
Seperti dijelaskan di atas, Aprilia merupakan produsen motor yang memfokuskan diri pada balapan sirkuit maupun jalanan. Kedua motor tersebut mendapat suntikan DNA balap yang mampu memberikan pengalaman berkendara lincah dan gesit di segala kondisi.
Sebagai satu kesatuan, baik RS 660 maupun Tuono 660 dibekali dengan mesin 650 cc 2 silinder dengan pendingin radiator, oil cooler, DOHC 4 klep persilinder, dan 6 percepatan.
Meski mengadopsi mesin yang sama, keduanya tetap memiliki perbedaan. Adapun perbedaan tersebut berasal dari torsi yang dihasilkan. Pada Aprilia RS 660, torsi maksimal berada di angka 67 Nm di 8.500 rpm.
Sementara, untuk Tuono 660, tenaga maksimal berada di angka 95 dk di 10.500 rpm. Tenaga yang dihasilkan keduanya tergolong besar di segmen motor sport dengan 2 silinder.
Mengingat Aprilia telah berkiprah dalam dunia motorsport sejak 1945, pengalaman berkendara ringan menjadi salah satu kelebihan dalam seri Aprilia 660, terutama untuk varian Tuono 660.
Tampilan Aprilia Tuono 660 Iridium Grey yang sangat sporty untuk pengalaman berkendara yang premium (Dok. Piaggio)
Sesuai namanya, Tuono memiliki arti sebagai thunder atau petir. Dengan makna tersebut, Tuono 660 dibuat lebih santai dengan stang yang cenderung tegak untuk memastikan posisi pengendara tetap santai selama perjalanan.
Oleh sebab itu, Tuono 660 cocok digunakan untuk berkendara sehari-hari maupun untuk dijadikan tunggangan saat touring jarak jauh.
Namun, bagi Anda yang ngidam dengan ergonomi khas motor balap, Aprilia RS 660 dapat menjadi pilihan tepat untuk dipinang. Bagian fairing yang seolah terbagi tiga, yakni antara visor, tengah, dan bawah, dijamin akan membuat pengemudinya terlihat seperti pebalap profesional.
Untuk menunjang kenyamanan pengemudi, Aprilia RS 660 dibekali dengan jok ergonomis. Begitu pun di area kaki, di mana pijakan kaki berada searah dengan posisi duduk sang pengemudi.
Baca Juga: MOTOR Plus Award 2021, Ini Nominasi dan Pemenang Kelas Baru Kategori Best Buy Motor Listrik