"Pembangunan drainase atau pengendali banjir di area Sirkuit Mandalika ini dibangun dengan dua tahun anggaran (multi years contract/MYC) yaitu pada tahun 2020 dan 2021," ucapnya dikutip dari Kompas.com.
Pembangunan drainase di Sirkuit Mandalika venue WSBK Indonesia 2021. (Kompas.com)
Baca Juga: Keren, Bule Ini Review Sirkuit Mandalika Pakai Bahasa Indonesia, Sempat Keliling Sirkuit Pakai Drone
Sonny menjelaskan pembangunan drainase menelan anggaran total sebesar Rp 85,9 miliar dengan dua tahun anggaran.
Rinciannya, untuk tahun 2020 nilai kontraknya sebesar Rp 57.6 miliar yang dilaksanakan konstruksinya oleh PT Mari Bangun Nusantara dan PT Bangun Mitra Anugerah Lestari KSO dan konsultan supervisi oleh PT Purnatama Kondoteknik KSO dan CV Kekalik Multi Cipta.
Sementara untuk anggaran tahun 2021 yaitu mencapai Rp 28.2 miliar yang konstruksinya dilaksanakan oleh PT Citra Putera La Terang.
Kemudian, konsultan supervisi dipegang oleh PT Bagastama Persada dan CV Kekalik Multi Cipta KSO.
Baca Juga: Jelang WSBK Indonesia 2021, Presiden Jokowi Akan Kunjungi Sirkuit Mandalika?
Dia menjelaskan, tanpa adanya drainase ini kemungkinan Sirkuit Mandalika bisa terendam banjir bila terjadi hujan.
Adapun titik Mandalika International Street Circuit berada di dataran rendah dan dekat dengan laut, makanya drainase amat penting.
Sirkuit Mandalika pada Januari 2021 lalu pernah terendam banjir yang diakibatkan oleh debit air hujan yang cukup tinggi.
Karenanya, dia memastikan ke depannya kejadian banjir tersebut tidak terulang.
Kondisi tunnel sirkuit Mandalika saat diguyur hujan deras (Youtube.com/Agus Harianto)