Lantaran tanah mereka belum dibeli, mereka bertahan di dalam venue bersamaan WSBK Indonesia 2021 berlaga.
Rumah warga di tengah Sirkuit Mandalika. (Kompas.com)
Baca Juga: Hujan di Mandalika, Calon Juara Dunia WSBK 2021 Keciduk Siram Kepala Jules Cluzel
Di dusun tersebut, masih ada sekitar 48 kartu keluarga (KK), di antaranya memilik balita.
Sementara suara motor tak bisa melihat usia ataupun lawan jenis siapa yang mendengarnya.
Bagi balita, jam tidur mereka tak seperti orang dewasa. Mereka butuh banyak waktu untuk memejamkan mata.
Namun, suara motor knalpot berkapasitas mesin tinggi tentu sangat mengganggu.
Baca Juga: Ada Yang Kurang Dari Sirkuit Mandalika Pas WorldSBK Indonesia 2021
Sekitar bulan Oktober, warga Dusun Bunut 'terpenjara' di tengah Sirkuit Mandalika lebih dari satu minggu lamanya.
Soalnya, hanya ada dua jalan untuk akses keluar masuk ke Dusun Bunut, yakni melewati dua terowongan berbeda yang dibuat.
Nahasnya, drainase dari terowongan itu masih belum sempurna ketika hujan hadir pada Oktober dan menyebabtkan genangan setinggi dada pria dewasa.
Genangan di dua terowongan tersebut sekaligus memutus akses keluar masuk Dusun Bunut.