Seusai kejadian, polisi pun langsung bergerak untuk mencari keberadaan para pelaku. Kini, sebanyak 11 pelaku di antaranya sudah diamankan.
Baca Juga: Gak Disangka, Ternyata Geng Motor Pertama di Indonesia Berasal dari Jakarta
Hal itu disampaikan Kapolres Indramayu, AKBP M Syarif Lukman melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara.
"Dan saat ini Satreskrim Polres Indramayu telah berhasil mengamankan 11 orang yang diduga sebagai pelaku," ujarnya mengutip TribunJabar.id.
Polisi juga masih memburu anggota geng motor lainnya yang diduga terlibat dalam aksi brutal yang berjumlah 30 orang itu.
Aksi yang dilakukan gerombolan tersebut sudah meresahkan warga.
Baca Juga: Sukabumi Geger, Geng Motor Mendadak Serang Warga, Tangan dan Kaki Korban Luka Parah
Polisi bahkan menyebut mereka dengan sebutan berandalan motor.
Saat melakukan aksinya, para berandalan itu turut memakai sejumlah atribut yang menjadi ciri khas dari geng motor tersebut pada sweater dan kemeja yang mereka kenakan.
Berandalan bermotor itu bahkan membawa bendera berwarna ungu, putih, hitam yang merupakan identitas dari geng motor tersebut.
Dengan tujuan, mereka ingin mendapat pengakuan dari masyarakat luas atas aksi brutal yang berandalan bermotor tersebut lakukan.
Baca Juga: Viral Video Geng Motor Sok Jagoan Rusak Angkot, Ternyata Ini Penyebabnya