Alimin mengungkapkan, saat semua kendaraan sedang menantikan indikator traffic light menunjukkan lampu hijau, tiba-tiba sebuah truk trailer melaju dari arah belakang dan menabrak Gran Max.
Baca Juga: Bikers Moge Diteriaki Wong Sugih Gara-gara Enggak Dikasih Jalan
Akibat tertabrak truk trailer, Grandmax kemudian melaju hingga menabrak mobil Honda Mobilio di depannya.
Kemudian, Honda Mobilio itu menabrak dua motor di depannya karena tertabrak Grandmax.
"Ada dua sepeda motor dan dua mobil yang terlibat. Awalnya truk Fuso menabrak Grandmax," jelasnya dikutip dari Kompas.com.
Dia menduga truk trailer yang memicu kecelakaan beruntun tersebut mengalami rem blong, sehingga terus melaju kencang saat sampai di traffic light simpang empat Pandanwangi.
Baca Juga: Jalanan Mendadak Macet, Video Rombongan Moge Nyaris Bentrok Lawan Sopir Truk Cuma Gara-gara Ini
Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto membenarkan terdapat 5 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun, Senin pagi.
Kendaraan tersebut adalah truk trailer Mitsubishi dengan nomor polisi H 1508 MF.
Truk itu dikemudikan oleh Hafik Ardi Ramandika (30), warga Desa Japanan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.
Kemudian, kendaraan Mobil Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi L 1652 BQ yang dikemudikan oleh Deni Afrian Yudistiar (22), Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
Baca Juga: Viral Oknum Polisi Tilang Sopir Truk, Malah Minta Bumbu Dapur Sekarung
Lalu, Mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi L-1370-EC, yang dikemudikan oleh Heru Purnomo (59), warga Pare, Kabupaten Kediri.
Berikutnya, ada motor Honda PCX dengan nomor polisi S 6841 OBB, serta Honda BeAT dengan nomor polisi S 3162 ZO.
Rudi mengatakan, kecelakaan berawal dari pengemudi truk trailer tak mampu menghentikan kendaraannya saat memasuki kawasan traffic light Pandanwangi.