Find Us On Social Media :

Sebelum Kecelakaan Maut Balikpapan, Sopir Truk Bilang Rem Normal, Ini Fakta Lainnya

By , Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:00
Tangkapan layar kecelakaan maut Balikpapan, sopir truk bilang kondisi rem normal sebelum kejadian. (CCTV Dishub Balikpapan)

Namun, pada keesokan harinya, MA ternyata bangun telat. Seharusnya, kata MA, ia berangkat pukul 04.00 WITA, tapi harus mundur 1 jam.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Balikpapan Truk dan Belasan Motor, Ini Tips Hindari Tabrakan Belakang di Persimpangan

Terkait hal itu, Dirlantas Polda Kaltim Kombes Pol Sonny Irawan menyebut MA yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu memahami adanya larangan melintas di jalan protokol pada jam tertentu.

Namun, ia memaksakan untuk tetap berangkat pada pukul 05.00 WITA subuh dengan harapan bisa tiba di lokasi sebelum pukul 06.00 WITA.

"Setibanya di TKP tersebut, ternyata pas turunan kaget karena rem tidak berfungsi." ujarnya dikutip dari TribunKaltim.co.

"Sehingga mengoper giginya, namun ternyata tak berpengaruh terhadap laju kendaraan," kata Sonny.

Baca Juga: Video Kecelakaan Maut, Truk Kontainer Seruduk Motor Dan Mobil Di Lampu Merah

Karena jarak dengan barisan kendaraan sudah terlalu dekat, sambung dia, akhirnya MA menabrak kendaraan di depannya.

Di samping itu, kata Sonny, pihaknya turut mendalami kelayakan kendaraan yang dikemudikan tersangka.

Kendati demikian, dokumen KIR dari kendaraan tersebut masih aktif.

"Kita masih dalami proses kelayakan kendaraan tersebut sejauh mana. Apakah hanya sekedar formalitas, ataukah hanya melalui proses yang telah ditentukan," tuturnya.

Baca Juga: Korban Tewas Kecelakaan Maut Penabrak Motor dan Mobil di Balikpapan Bukan 5 Orang, Ini Faktanya

Termasuk juga tonase kendaraan demi memastikan kendaraan fuso tersebut tidak melebih batas kemampuan.