Kenapa bensin motor MotoGP di angka RON 102 karena kebutuhan motor yang memerlukan karena motor MotoGP butuh kompresi dan putaran mesin yang tinggi.
Supplier Bensin Motor MotoGP Beragam Dibanding Di SPBU
Tidak seperti BBM di SPBU yang menjual produk satu merek saja, misalkan SPBU Pertamina menjual line-up Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo.
Hal yang sama juga dengan BBM di SPBU Shell yang menjajakan Shell Power, V-Power dan V-Power Nitro Plus.
Bandingkan dengan supplier alias pemasok bensin untuk motor MotoGP beraneka ragam, sebut saja motor MotoGP pabrikan Yamaha YZR-M1 pakai Eneos, motor MotoGP Ducati pabrikan Desmosedici GP menakai bensin Shell.
Lantas, motor MotoGP Honda pabrikan RC213V pakai Repsol dan motor MotoGP Suzuki pabrikan, GSX-RR mengandalkan Motul.
Baca Juga: Jelang MotoGP 2022 Indonesia Di Sirkuit Mandalika, Fakta Juara Dunia MotoGP 2021 Gajinya Naik Tahun Depan.
Sesuai aturan di kelas MotoGP kalau motor MotoGP bisa menggunakan produk bensin dari banyak supplier tergantung kontrak kerja sama.
Itu sebabnya pemasok bensin motor MotoGP tidak seragam.
Sementara untuk kelas di bawah MotoGP, yaitu Moto2 dan Moto3 hanya boleh menggunakan satu produk bensin alias one make fuel, yaitu Petronas.
Takaran BBM Motor MotoGP Bukan Liter Tapi Kilogram (Kg)
Lantas yang membedakan bensin motor MotoGP dengan BBM yang dijual di SPBU adalah soal takaran atau ukuran.
Bensin motor MotoGP ukurannya tidak menggunakan takaran isi atau volume dengan ukuran liter.