Find Us On Social Media :

Parkiran Mall Mendadak Heboh, Debt Collector Ricuh Berujung Dilapor Ke Propam

By , Rabu, 23 Februari 2022 | 13:56
Parkiran mall mendadak heboh, debt collector terlibat keributan di Palembang, berujung dilaporkan ke Propam. (TRIBUN SUMSEL/TANGKAP LAYAR MEDIA SOSIAL)

Petugas ini menduga, beberapa pria yang terekam video adalah petugas debt collector.

"Kemarin itu ada sekitar enam orang. Kejadiannya terjadi di luar tapi coba ditarik ke dalam mall," ujarnya dikutip dari TribunSumsel, Selasa.

Melihat keributan itu, kata dia, petugas keamanan mall langsung bergegas melerai agar keributan tidak terjadi sampai ke dalam gedung.

Baca Juga: Debt Collector Tarik Paksa Mobil di Surabaya, Ternyata Ini Aturan Sita Kendaraan Untuk Debt Collector

"Terus langsung kami larang minta agar ini diselesaikan secara baik-baik. Setelah itu, mereka semua bubar," ucapnya.

Sementara itu, setelah kejadian tersebut viral, perwakilan dari PT Mata Elang Sumatera (MES) selaku penagih turut didampingi pihak PT Mega Finance Cabang Palembang mendatangi Yanduan Bid Propam Polda Sumsel.

Kedatangan mereka hendak melaporkan oknum polisi yang diduga menguasai unit kendaraan saat terjadinya keributan di pelataran Palembang Icon Mall.

Rendi, Koordinator Collection Mega Finance Cabang Palembang berujar, dirinya mendapatkan kuasa untuk melapor ke propam Polda.

Baca Juga: Debt Collector Bikin Dokter Tirta Gak Bisa Tidur Nyenyak, Begini Pengakuannya

"Kami datang ke sini sesuai laporan dari PT MES yang menyebutkan bahwa unit kendaraan bukan lagi di tangan debitur. Tapi sudah berada dibawah penguasaan orang lain yang diduga oknum polisi," ujarnya.

Lanjut dikatakan, unit mobil yang coba ditarik adalah Honda Mobilio bernomor polisi B 1024 PIJ.

Kendaraan tersebut dibeli secara kredit sejak tahun 2017 dengan tenor selama empat tahun.

Mereka mendapat informasi nomor polisi tersebut kini sudah berganti.