"Mereka beli motor di Timika terus kirim pakai pesawat, ongkosnya Rp 6 juta per motor," ungkap Ali.
3. Tak ada listrik, harga BBM Rp 50.000 per liter
Ia bercerita seluruh rumah di Beoga telah memiliki panel surya dengan kapasitas terbatas.
Baca Juga: Heboh Harga Bensin Pertamina Tembus Rp 50 Ribu, Beneran Nih?
Jika malam, mereka menggunakannnya untuk penerangan.
Sementara untuk keperluan lain seperti cas ponsel dilakukan pagi hingga sore hari.
Ia juga mengatakan harga BBM di Distrik Beoga mencapai Rp 50.000 per liter dan dijual di tiga toko yang ada di Beoga.
Untuk akses antarkampung, warga akan berjalan kaki melewati jalan setapak.
Ali Akbar menjelaskan, akses telekomunikasi di Beoga sudah mencapai sinyal 4G, namun karena terletak di pegunungan, penggunaannya masih sangat terbatas.
"Kalau siang itu susah karena kapasitas jaringannya hanya kecil. Nanu kalau malam masyarakat sudah banyak yang tidur baru jaringan lancar sampai pagi," tuturnya.
4. Sekolah tak aktif
Ipda Ali Akbar mengatakan sejak 8 April 2021, aktivitas sekolah di Distrik Beoga tak lagi aktif. Hal tersebut terjadi setelah KKB menembak guru SD, Oktavianus Rayo (43).
Setelah itu tak ada lagi guru di distrik. Proses pendidikan pun berpindah ke Timika.