Dia menambahkan, hujan itu memang 'sengaja' diturunkan untuk kebutuhan pendinginan aspal.
Setelah gerimis turun, aku Rara, kemudian diarahkan menuju selatan yaitu ke arah Samudera Hindia.
Nyatanya, kawasan sekitar Sirkuit Mandalika pukul 06.00 WITA terjadi hujan deras.
Hujan tersebut berlangsung selama sekitar 1 jam.
TribunLombok.com menemui langsung Rara di tenda tempat melakukan ritual.
Tampak Rara sudah menaburkan bongkahan es batu yang dibeli dari warung warga ke atas perapian.
Baca Juga: Ini Sosok Pawang Hujan Sirkuit Mandalika Yang Bertugas Untuk MotoGP Indonesia 2022
Selain itu pula tampak dari pihak MGPA turun langsung untuk memenuhi stok es untuk ritual kebutuhan ritual Rara.
Rara menjelaskan, fungsi dari es yang diletakkan di atas api tersebut adalah agar membuat pembalap ketika melakukan aksinya lebih nyaman dan sejuk.
Rara mengatakan, telah berkolaborasi dengan berbagai pihak dan melakukan komunikasi agar pelaksanaan MotoGP Mandalika 2022 ini berjalan lancar.
Terutama terkait dengan modifikasi cuaca di Sirkuit Mandalika.
Meski demikian, Rara tidak ingin mengklaim kondisi cuaca itu murni dari upayanya semata.
Kiprahnya menjadi pawang hujan tidak lepas dari pemberian dari Tuhan.