Find Us On Social Media :

Cerita Pedagang Bensin Eceran Usai Pertamina Larang Beli Pertalite Pakai Jeriken

By , Kamis, 07 April 2022 | 13:45
Ilustrasi bensin eceran. Cerita pedagang bensin eceran atau Pertamini usai Pertamina larang pengendara beli bensin Pertalite pakai jeriken. (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

MOTOR Plus-online.com - Cerita pedagang bensin eceran atau Pertamini usai Pertamina larang pengendara beli bensin Pertalite pakai jeriken.

Kabar buruk bagi penjual bensin eceran atau pemilik Pertamini.

Soalnya Pertamina resmi mengeluarkan aturan larangan membeli bensin Pertalite pakai jeriken.

Hal itu menyebabkan pedagang bensin eceran tidak bisa menjual BBM jenis Pertalite dan hanya menjual Pertamax.

"Sehubungan dengan perubahan status Pertalite dari Jenis BBM Umum (JBU) menjadi Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), maka bersama ini kami tegaskan bahwa SPBU/Lembara Penyalur DILARANG melayani pembelian Pertalite dengan jeriken/drum yang digunakan untuk diperjualbelikan kembali (pengecer)," ujar Fedy Alberto, Region Sales Retail Manager Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus dikutip dari Kompas.com.

Seorang pedagang bensin eceran, Sujibto (28), mengaku kehilangan beberapa pembeli karena kosongnya stok bensin Pertalite.

"Tadi pagi mau ngambil (stok Pertalite), cuma sudah enggak bisa katanya, yang jeriken enggak boleh beli pertalite di SPBU," ujarnya dikutip dari Kompas.com, Kamis (7/4/2022).

Sujibto akhirnya hanya membeli bensin Pertamax.

Baca Juga: Siap-siap Susah Beli Pertalite di Pertamini, Begini Alasannya

Harga Pertamax dari SPBU yaitu Rp 12.500 per liter, lalu dijual kembali oleh Sujibto seharga Rp 13.500.

"Cuma ngambil seribu (untung)," kata Sujibto.

"Kalau bagi kami sebagai pedagang eceran merasa selain omzet menurun, kadang orang-orang (pembeli) enggak semua mau. Soalnya di SPBU masih ada, makanya omset kami itu menurun," jelasnya.

Sejak tadi pagi, banyak pelanggannya yang tidak jadi membeli karena mereka hanya ingin bensin Pertalite.