Find Us On Social Media :

Kisah Korban Begal Motor yang Membela Diri Malah Jadi Tersangka, Ditebas Berkali-kali

By Jumat, 15 April 2022 | 07:29
Korban begal motor (kiri) membela diri berujung jadi tersangka. (Tribunnews.com/Istimewa)

MOTOR Plus-online.com - Ngeri, korban begal motor yang membela diri namun malah jadi tersangka, mengaku ditebas berkali-kali.

Korban begal motor yang dimaksud adalah Murtede alias Amaq Sinta (34), yang kini kasusnya ramai di media sosial.

Ia diadang empat begal motor di i Jalan Raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Aksi pembegalan tersebut berlangsung pada Minggu (10/4/2022) dini hari sekitar pukul 12.00 Wita.

Saat itu, Amaq Sinta hendak mengantar makanan dan air hangat dalam termos untuk keluarga yang tengah menjaga ibunya yang sakit dan dirawat di rumah sakit di Lombok Timur.

Di perjalanan yang sepi dan gelap itu, Sinta diikuti oleh empat orang, yang ternyata begal.

Para begal terus mendekat, menyerempet motor Sinta. Namun, dia masih bisa menghindar, hingga akhirnya mereka mengadang Amaq Sinta yang seorang diri.

"Jalannya memang gelap, istri saya menyuruh saya bawa pisau dapur untuk jaga-jaga." ungkap Amaq Sinta dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Heboh Korban Begal Motor di Lombok Malah Jadi Tersangka, Begini Kata Ahli Pidana

"Saya bawa. Di tengah jalan saya diadang, ditanya mau ke mana dan langsung ditebas tangan saya, kemudian punggung serta pinggang saya ditebas menggunakan samurai," tuturnya.

Karena diadang, Amaq Sinta terpaksa turun dari motor. Ia turun dari arah kiri dan langsung ditebas seorang begal yang berbadan besar sebanyak dua kali.

Sementara itu, begal lainnya juga turun dari motor dan ikut menyerang Amaq Sinta.

"Saya melawan, daripada saya mati. Saya pakai pisau dapur yang kecil, tapi karena mereka yang duluan menyerang saya membela diri. Seandainya dia tidak melakukan kekerasan pada saya dan mengadang, saya ingin lari. Tapi dia justru menebas saya berkali-kali," katanya.