"Hal tersebut terinspirasi dari Vespa Sport Sei Giorni tahun 1951, di mana 9 medali emas berhasil diraih Vespa pada kompetisi 6-Day International di Varese, Italia," ujar Yusup Faizal, owner Vespuci
"Ada sedikit ubahan yaitu memindahkan lampu utama menjadi foglamp di bagian depan body dan pada batang fork," sambungnya.
Setang diganti pakai punya Vespa LXV, dengan lampu LED Daymaker di body depan. (Istimewa)
Perubahan signifikan juga terlihat dengan dihilangkannya lampu sein standar Vespa LX 150 2V.
"Caranya yakni memindahkan ke bagian bar end dengan menggunakan spare parts dari THRV untuk mengurangi sela-sela pada bagian body," lanjut Yusup.
"Itu dilakukan demi meminimalisir kotoran masuk ke bagian dalam body dan mengurangi resiko spare part pecah belah," tambahnya.
"Nyatanya, dapat memberi tampilan yang lebih clean," jelasnya.
Baca Juga: 3 Pilihan Pelek Vespa Buatan Lokal Terbaru, Tambah Ganteng Mulai Rp 4 Jutaan
Di area belakang, tersemat stoplamp LED merek SIP dan ducktail dari SOCA.
Agar tampilang Vespa LX 150 2V tambah vintage rally, dipasang handgrip dari BurYamCer.
Tidak lupa penambahan rack pada floorboard dan bagian belakang single seat.
Back rack custom menggantikan jok belakang, serta duck tail dari SOCA dan stoplamp LED merek SIP. (Istimewa)
Rack di jok belakang memungkinkan bikers membawa barang tambahan untuk perjalanan touring.