Find Us On Social Media :

Bikers Bisa Simak, Profil Brigjen Hendra Kurniawan yang Terseret Kasus Ferdy Sambo

By Yuka S., Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:01 WIB
Profil Brigjen Hendra Kurniawan yang namanya ikut terseret kasus Ferdy Sambo. (Tribunnews.com)

MOTOR Plus-Online.com - Simak profil dari Brigjen Hendra Kurniawan yang ikut terseret kasus Ferdy Sambo, bikers bisa simak.

Bikers atau brother MOTOR Plus yang mengikuti kasus polisi tembak polisi bisa simak profil Brigjen Hendra Kurniawan.

Nama Brigjen Hendra Kurniawan muncul ke permukaan karena ikut terseret kasus Ferdy Sambo yang sekarang berstatus tersangka.

Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka pada kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J.

Polemik kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ikut menyeret Brigjen Hendra Kurniawan.

Brigjen Hendra Kurniawan adalah bawahan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo

Hendra menjabat sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divisi Propam Polri sejak 16 November 2020 dan kini menjadi perwira tinggi (Pati) Pelayanan Markas (Yanma) Polri per 4 Agustus.

Hendra Kurniawan menjadi sorotan karena diduga mengintimidasi dan melarang keluarga membuka peti jenazah Brigadir J.

Baca Juga: Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Pernah Kasih Pesan Biar Motor Enggak Dicuri di Parkiran

Brigjen Hendra Kurniawan lahir di Bandung, 16 Maret 1974. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995.

Hendra diketahui menjabat sebagai Karo Paminal Divisi Propam Polri sejak 16 November 2020.

Brigjen Hendra Kurniawan (Tribunnews.com)

Sebelum menjadi Karo Paminal Propam, Hendra menjabat Kepala Bagian Pembinaan Pengamanan Biro Pengamanan Internal (Kabagbinpam Ropaminal) Divisi Propam Polri.

hendra menjadi Karo Paminal Propam menggantikan Brigjen Pol Nanang Avianto yang dipromosikan sebagai Kepala Korps Samapta Bhayangkara (Kakorsabhara) Baharkam Polri.

Jenderal bintang satu itu pernah menjabat Kepala Detasemen A Biro Pengamanan Internal (Kaden A Ro Paminal) Divisi Propam Polri, lalu Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divisi Propam Polri, hingga Kabagbinpam Ro Paminal Divisi Propam Polri.

Pada 2021, Hendra ditunjuk oleh Irjen Ferdy Sambo untuk memimpin tim khusus pencari fakta untuk kasus bentrok antara Front Pembela Islam (FPI) dan Polri di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang terjadi pada 7 Desember 2020.

Beberapa waktu setelah pengacara keluarga Brigadir J mengadu ke Bareskrim.

Kapolri Jenderal Listyo sigit Prabowo memutuskan menonaktifkan Hendra dari jabatannya pada 20 Juli.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, upaya tersebut merupakan wujud profesionalisme Kapolri menangani kasus kematian Brigadir J.

Baca Juga: Irjen Ferdy Sambo Pernah Bongkar Habis Senjata Rahasia Pelaku Curanmor

Irjen Ferdy Sambo resmi ditetapkan tersangka (ntmcpolri.info)

“Komitmen Bapak Kapolri, tim harus bekerja secara profesional maksimal dengan proses pembuktian secara ilmiah,” ucap Dedi di Mabes Polri, Rabu (20/7/2022).

Tepatnya pada 4 Agustus, Sigit akhirnya mencopot Hendra dari jabatannya.

Jenderal bintang satu itu kemudian dimutasi sebagai perwira tinggi Pelayanan Markas (Yanma) Polri.

Selain Hendra, Listyo juga mencopot dua jenderal lainnya.

Mereka adalah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan Karo Provos Divisi Propam Polri Brigjen Benny Ali sebagai pati Yanma Polri. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) bernomor ST: 1628/VIII/KEP/2022 tanggal 4 Agustus 2022.

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul "PROFIL Hendra Kurniawan, Jenderal yang Diduga Intimidasi Keluarga Brigadir J soal Peti Jenazah"