Menurut Ardian, dirinya bersama komunitas lainnya merasa prihatin dengan apa yang dialami Hasto.
Foto Ardian Kurniawan Santoso dan Hasto Priyo Wasono, ojol di Semarang yang dikeroyok saat antre BBM. Hasto kini mendapat donasi Rp 43 juta dari sejumlah kalangan. (Tribunnews.com/Istimewa )
Hasto diketahui dianiaya gara-gara masalah sepele saat antre isi BBM di SPBU 44.501.15 Jl Brigjend Sudiarto No.264 Kelurahan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Semarang, pada Sabtu, 24 September 2022 lalu.
"Alasan saya membuka donasi karena kasian melihat beliau. Terus tiga hari yang lalu saya cari informasi soal alamat rumah beliau," kata Ardian.
Ardian selanjutnya berkunjung langsung ke rumah Hasto untuk menyerahkan donasi pada hari ini, Rabu (28/9/2020).
Baca Juga: Debt Collector Aniaya Driver Ojol di Bandung Barat, Ratusan Ojol Geruduk Mapolres Cimahi
Dalam pertemuan tersebut, Hasto hanya menerima setengah dari jumlah donasi yang terkumpul.
"Bapak Hasto juga ingin berbagi ke anak yatim, kaum duafa, dan rekan-rekan ojol yang lain," ucap Ardian.
Terakhir Ardian menyebut, kondisi Hasto sudah mulai membaik.
Namun, luka memar di wajah dan hidung Hasto masih terasa sakit.
"Beliau juga belum berangkat kerja karena masih sakit dan trauma. Masih rutin periksa karena hidungnya patah," tandas Ardian.
Dalam kesempatan yang sama, Hasto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak.
Ia berharap uang donasi dapat bermanfaat untuk orang lain.