Find Us On Social Media :

Daripada Pertalite Ternyata Jauh Lebih Menguntungkan Pakai Pertamax, Pakar Dari ITB Ungkap Alasannya

By , Rabu, 30 November 2022 | 19:35
Foto ilustrasi motor isi Pertalite. Mending pakai Pertamax jauh lebih menguntungkan daripada Pertalite, pakar dari ITB ungkap alasannya. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

"Ada selisih heating value yang menyebabkan lebih hemat. Sehingga perhitungan keekonomiannya harus mempertimbangkan itu," ujarnya.

Untuk memotivasi masyarakat beralih, Gumilang menyarankan agar pemerintah memberikan subsidi kepada BBM dengan RON lebih tinggi.

Sehingga BBM yang dikonsumsi masyarakat jauh lebih hemat dan ramah lingkungan.

"Kalau memang mau subsidi yang lebih ramah lingkungan, atau kalau kita sudah bicara bentuk bahan bakar lainnya, Biofuel, itulah yang disubsidi," tutur dia.

Meski begitu, ia menyadari bahwa penghapusan subsidi atau insentif untuk Pertalite tidak bisa langsung dilakukan.

Namun upaya untuk mengajak masyarakat beralih ke Pertamax merupakan satu keharusan.

Baca Juga: SPBU Terbakar di Kalsel, Diduga Akibat Motor 2-Tak Korsleting Usai Isi BBM Pertalite

"Harusnya diusulkan bahwa kalau mau subsidi yang lebih ramah lingkungan lah yang harus disubsidi," ujarnya.

Berdasarkan data, 46 persen dari partikel halus di Jakarta berasal dari sektor transportasi.

Kemudian sumber karbon monoksida 90 persen berasal dari sektor transportasi di Jakarta.

Sejalan dengan data ini, menurut Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Konsumen Indonesia (YLBKI), Yayan Sutarna Suprianto, penghematan BBM harus dibarengi dengan penambahan transportasi umum.

"Penghematan BBM salah satunya dengan perbaikan infrastruktur dan fasilitas transportasi umum agar masyarakat mau pindah dari fasilitas/transportasi pribadi menggunakan kendaraan umum," ujarnya.

Yayan mengingatkan, pemerintah juga harus memiliki regulasi yang jelas dalam pendistribusian BBM bersubsidi.