Find Us On Social Media :

Terungkap Fakta Sebenarnya Alasan Suzuki Angkat Kaki dari MotoGP

By Erwan Hartawan, Jumat, 9 Desember 2022 | 15:40 WIB
Suzuki ungkap alasan sebenarnya angkat kaki dari motoGP (Kolase MotoGP.com)

MOTOR Plus-Online.com - Suzuki dipastikan angkat kaki usai MotoGP 2022. Disebutkan, seluruh dana balap akan dialihkan dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan menuju netralitas karbon.

Tidak hanya MotoGP, pabrikan asal Jepang ini menyetop segala aktivitasnya di dunia motor sport. Suzuki memilih angkat kaki dari ajang balap ketahanan FIM Endurance World Championship (FIM EWC).

Pada akhir Desember 2022 nanti, seluruh media sosial balap Suzuki juga ditutup.

Suzuki disebut-sebut tersandung masalah finansial yang kurang ideal akibat pandemi berkepanjangan dan perang Ukraina dan Rusia. Situasi ekonomi itupun membuat Suzuki mengalihkan segala biaya dan sumber daya manusia untuk mengembangkan teknologi baru daripada ikut balapan.

Hal tersebut akhirnya dibenarkan oleh Direktur Pemasaran Suzuki, Noubu Fujii, pihaknya sedang berinvestasi untuk mencapai netralitas karbon.

"Salah satu alasannya adalah untuk berinvestasi dalam netralitas karbon. Ini bukan hanya tentang elektrifikasi. Suzuki saat ini sedang mengkaji berbagai kemungkinan," kata dia dikutip dari Motorcyclenews.

Paul de Lusignan, Director of Motorcycles Suzuki Great Britain menjelaskan, mundurnya Suzuki dari kejuaraan balap dunia juga menjadi batu loncatan untuk mengembangkan produk baru. Sebab alokasi dana serta pengalaman di ajang kejuaraan menjadi modal buat Suzuki.

"Keluar dari MotoGP adalah tentang menggunakan sumber daya untuk menjawab pertanyaan tentang motor mana yang harus dikembangkan Suzuki, yang memenuhi syarat dan hukum dengan netralitas CO2," terang Paul de Lusignan.

Baca Juga: Sang Adik Bongkar Kemarahan Marc Marquez Usai Tes Motor Honda Untuk MotoGP 2023 di Valencia

"Kami akan terus meluncurkan model-model baru dan menunjukkan hal-hal baru." sambugnya.

"Dan para insinyur yang telah memberi kami pengetahuan ini dari motorsport semuanya akan terus bekerja dalam produksi," jelas lagi Paul de Lusignan.