Find Us On Social Media :

Pedih, Curhatan Driver Ojol di Tangerang, Pakai Motor Listrik Pendapatan Cuma Cukup Buat Bayar Sewa

By , Rabu, 21 Desember 2022 | 15:50
Foto ilustrasi. Beberapa driver ojol sedang menukar baterai motor listrik. (Kompas.com/Mita Amalia Hapsari)

"Saya sih fokus ke makanan sama paket, soalnya kalau bawa penumpang risikonya banyak. Baterainya lebih boros, ini juga prinsipnya enggak bisa jauh-jauh, kapasitasnya 60 km 1 baterai," tambahnya.

"Kalau dua orang yang naik (motor), ngaruh ke baterainya, cepat abis," lanjut Angga.

Paling jauh, Angga hanya berani mengemudi ke arah Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Selama menggunakan motor listrik, dirinya tidak berani berkendara lebih jauh dari Tanah Abang karena takut baterai tidak mencukupi.

Baca Juga: Harga Motor Listrik Smoot Tempur Desember 2022, Jarak Tempuh 60 Km Enggak Perlu Cas Baterai

Selain itu, pendapatan harian yang tidak seberapa selama pandemi Covid-19 membuat dirinya kian terbebani dengan tarif sewa motor listrik yang diterapkan perusahaan mitra.

"Sehari paling ramai kalau belum dipotong sewa molis (motor listrik) Rp 200 ribu. Itu kalau lagi ramai banget, sekitar 20 orderan ke atas. Ya gitu, kadang stabilnya di 13 orderan. Kalau sepi, enam atau tujuh (orderan)," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Ojol Pakai Motor Listrik Sewaan, Kadang Pendapatan Cuma Cukup untuk Bayar Sewa"