Find Us On Social Media :

Rusak Botol Oli Pertamina Bekas Untuk Kurangi Pemalsuan Oli, Ini Faktanya

By Ardhana Adwitiya, Rabu, 12 April 2023 | 07:17 WIB
Ilustrasi botol oli Pertamina yang terindikasi palsu. (Ardhana Adwitiya/MOTOR Plus-online)

MOTOR Plus-online.com - Banyak indikasi pemalsuan oli menggunakan botol oli Pertamina bekas.

Botol oli Pertamina dipilih karena dianggap lebih cepat laku alias gampang dijual.

Hal itu diakui Brahma Putra Mahayana, Technical Specialist Pertamina Lubricants.

"Kasus pemalsuan itu modusnya macam-macam, kalau zaman dulu isinya itu bisa diisi oli apa pun," ungkap Brahma saat ditemui MOTOR Plus-online di Lubricants Technology Center, Plumpang, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (28/3/2023).

"Kalau sekarang rata-rata relatif enggak kelihatan, tapi modelnya mereka (oknum pemalsu) beli oli yang murah atau yang dijual susah lalu dikemas ke kemasan yang jualnya gampang," sambungnya.

"Di pasaran produk oli enggak cuma kita, semua orang bisa bikin produk oli, kadang kala ada yang cuci gudang dan itu dikemas ke botol oli kita (Pertamina)," lanjutnya.

"Kalau zaman dulu oli palsu pasti bikin kendaraan rusak, tapi kalau sekarang belum tentu karena pemalsuan bisa jadi pakai oli asli tapi yang harganya lebih murah atau di bawah spesifikasi," jelas Brahma.

"Tidak secara langsung merusak mesin karena oli di bawah spesifikasi, efeknya misal seharusnya bisa dipakai 1.000 km tapi baru beberapa kilometer penguapannya banyak dan oli jadi kental," tambahnya.

Baca Juga: 2 Tanda Penting Di Tutup Botol Oli Pertamina Enduro, Perhatikan Agar Terhindar Dari Indikasi Oli Palsu

Untuk mengecek indikasi pemalsuan oli, kata Brahma, harus cek nomor batch yang ada di tutup dan leher botol.