"Ketika mau mendahului kecepatan harus diperhitungkan, ketika mau berubah arah juga harus tahu apa itu garis lurus putus-putus dan garis sambung," tambahnya.
4. Tes reaksi
Tes reaksi, penguji akan memerintahkan pemohon apakah harus belok kiri atau kanan atau stop. (Raspati/OTOMOTIF)
Terakhir adalah jalur huruf 'Y' untuk tes reaksi.
Baca Juga: Jangan Girang Dulu Bikin SIM Akan Ada Syarat Baru, Biayanya Masih Tarif Lama
"Tes reaksi seolah-olah ada hambatan seperti kecelakaan di depan, pengendara harus menghindar hambatan dengan cara belok ke kiri atau kanan, dan motor harus tetap stabil," sambung Muryadi.
"Penguji yang akan mengarahkan apakah ke kiri atau kanan atau stop," lanjutnya.
Dengan diterapkannya trek baru dalam ujian praktik SIM C, Muryadi berharap masyarakat dapat teredukasi dengan baik, sehingga angka kecelakaan lalu lintas berkurang.