"Sebenarnya rangka eSAF bagus secara desain tapi kenapa masih ada karat," sambungnya.
"Makanya quality control (QC) harus mengecek kembali, apakah harus ditambah anti karat atau dicat ulang dengan tebal," jelas Hamja.
"Pengelasan cukup bagus tapi kenapa enggak ditambah anti karat atau cat yang lebih tebal," tambah dia.
Rangka eSAF Honda BeAT 2022 (bawah) dan rangka underbone Honda BeAT 2012 (atas). (Ardhana Adwitiya/MOTOR Plus-online)
Sedangkan di rangka Honda BeAT 2012 belum eSAF, tampak karat di area las.
"Memang pengelasan BeAT lama masih kalah dari yang eSAF, tapi rangkanya lebih kokoh dan lebih kuat," lanjutnya.
"Karat juga ada di rangka BeAT lama namun masih wajar karena usia pemakaian," sambungnya.
"Sedangkan yang (Honda BeAT) baru belum setahun sudah ada keropos," pungkasnya.
"Dikhawatirkan beberapa tahun kemudian (pada rangka eSAF) ada banyak karat di bawah dek, takutnya patah," lanjutnya.
"Jadi produsen harus mengutamakan keselamatan pengendara," pungkasnya.