Dari informasi AHM, product update dilakukan pada Pulley Assy Driven atau puli CVT belakang, yang proses produksi komponennya kurang sempurna.
Ada ketebalan part yang tidak merata, makanya beresiko bikin area CVT berisik dalam jangka panjang.
Pastinya dampak lainnya bisa bikin performa motor jadi menurun, karena komponen tidak sesuai spek pabrikan.
Program recall part CVT ini sendiri, berlaku buat Honda PCX 160 sampai ADV 160 keluaran tahun 2022.
AHM pernah recall penggantian part CVT Honda PCX 160 (Fariz/otomotifnet.com)
Nanti pemilik motor dengan mesin eSP+ 157 cc itu, datang ke bengkel resmi Honda (AHASS) untuk pengecekan dan penggantian part CVT.
Selain itu, pemilik PCX dan ADV 160 tinggal hubungi AHASS terdekat atau kontak di nomor contact center 1-500-989.
Tidak hanya motor murah produksi lokal, AHM juga lakukan product update dari motor import dan moge.
Misalnya Honda CT125, bebek termahal di Indonesia yang pernah recall tuas persenling, buat produksi tahun 2020-2021.
Motor harga Rp 600 jutaan seperti Honda CRF1100L Africa Twin, juga pernah recall.
Baca Juga: Pemilik Motor Matic Honda Rangka eSAF Harus Tahu Ternyata Recall Ada Dua Macam
Pada bagian ECU untuk unit kontrol mesin, ada masalah software yang bikin transmisi kopling ganda DCT tidak bisa berfungsi dengan baik.
Rata-rata motor impor yang dapat product update atau recall, mengikuti program global.