Find Us On Social Media :

Enggak Juara MotoGP Thailand 2025, Pecco Bagnaia Kok Malah Bilang Marc Marquez Main-main?

By , Senin, 03 Maret 2025 | 12:53
Marc Marquez dan Pecco Bagnaia di MotoGP Thailand 2025. (X/ducaticorse)

MOTOR Plus-Online.com - Balapan utama perdana MotoGP Thailand 2025 yang berlangsung kemarin, Minggu (2/3) menjadi saksi bisu kemenangan Marc Marquez, Francesco alias Pecco Bagnaia beri komentar.

Enggak juara MotoGP Thailand 2025, Pecco Bagnaia kok malah bilang Marc Marquez main-main? Begini pendapatnya.

Hal tersebut terjadi usai tuntasnya balapan pembuka MotoGP 2025 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand.

Rekan setim Marc Marquez, Pecco Bagnaia menyelesaikan balapan dengan finis di urutan 3.

Setelah merampungkan 26 putaran, pembalap asal Italia itu mengomentari performa rider Spanyol tersebut.

"Marc Marquez sudah bermain-main dengan kami," buka rider didikan Valentino Rossi tersebut, dikutip dari Marca.

Menurut pembalap dengan nomor 63 itu, Marc yang sempat memimpin seharusnya bisa mendahului sang adik, Alex Marquez.

Peraih juara dunia MotoGP 2023 tersebut merasa rekan setimnya itu seharusnya bisa memiliki gap atau jarak Waktu yang lebih jauh.

Baca Juga: Marc Marquez Ngamuk Sebelum Balapan MotoGP 2025 Mulai, Kasih Paham ke Pecco Bagnaia

Baca Juga: Marc Marquez Sebut Kelemahannya Jadi Kekuatan Pecco Bagnaia Jelang MotoGP 2025, Ternyata Bagian Ini

"Marc bermain. Apa maksudku? Kalau dia mau, dia akan memenangkan balapan dengan selisih lebih dari lima detik, saya rasa, karena dia sudah unggul satu detik atau lebih dari Alex, lalu dia membiarkannya lewat, dia ada di sana bermain di belakang dan kemudian, ketika tersisa dua putaran, dia memutuskan untuk memimpin, dia pergi, jadi dia unggul jauh dari kami," ungkapnya.

"Seperti Marc, saya memiliki lebih banyak dan lebih mudah untuk menyalip, atau saya memiliki kecepatan yang sedikit lebih baik daripada Alex, tetapi setiap kali saya mendekat, saya kalah lagi. Saya harus mundur sedikit karena ban," ungkap Pecco.

Namun, Pecco Bagnaia mengakui pembalap kakak beradik tersebut melakukan pekerjaan yang lebih baik darinya.