Find Us On Social Media :

6 Debt Collector Keroyok Pemilik Motor yang Sudah Lunas di Gorontalo, Malah Lapor Balik

By , Kamis, 27 Maret 2025 | 21:56
Momen keributan debt collector dan pemilik motor yang sudah lunas. (Tangkapan layar YouTube/Tribunnews)

Iwan Pakaya bilang, mereka memukul saudara iparnya itu dengan beberapa barang.

"Saya lihat mereka ambil kayu, batu, dan helm. Saya coba menenangkan, kalau bisa dibicarakan baik-baik, tapi mereka tidak mendengar saya dan tetap memukul Pak Andi," ungkapnya.

Usai terjadinya pemukulan, pihak kepolisian mendatangi kediaman Andi.

Saat itu, Andi tidak berada di rumah, keluarganya merasa takut untuk memberi tahu keberadaannya.

"Kami takut beritahu karena jangan sampai Andi dibuat macam-macam," kata sepupu Andi.

Baca Juga: Terungkap Sopir Daihatsu Sigra Tabrak Pemotor Honda Genio di Bogor Gara-gara Ada Debt Collector

Andi akhirnya melapor ke Polresta Gorontalo Kota pada Selasa (25/3/2025), dan menunjukkan luka-luka akibat pengeroyokan.

Ia juga diarahkan untuk menjalani visum sebagai bukti penganiayaan.

Setelah mendapatkan video kekerasan yang diunggah ke media sosial, polisi berhasil menangkap debt collector tersebut.

"Iya benar, enam orang yang ada dalam video tersebut sudah kami amankan Senin kemarin. Namun saat itu kami belum menerima laporan resmi dari korban."

"Hari ini kami baru menerima laporan dari Moh Andi Indalan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan," ujar AKP Akmal saat dikonfirmasi Selasa

ihak debt collector juga melaporkan Andi atas dugaan penganiayaan.

Laporan tersebut diajukan oleh perwakilan Lintas Borneo Sukses (LBS), yang merupakan pihak ketiga dari perusahaan pembiayaan di Gorontalo.